Keterampilan dasar Mengajar I

Tugas 8-9
Strategi pembelajaran di SD
Tentang
Keterampilan dasar Mengajar I


Disusun oleh :
Ega Putri Utami
(1820114)

Lokal
44

Dosen Pembimbing :
Yessi rifmasari, M.Pd.


Pendidikan Guru Sekolah Dasar
STKIP Adzkia
Padang
Tahun Ajaran
2020


1. Keterampilan Bertanya
          Menurut Mufarokah (2009:153) Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pernyataan yang dilontarkan guru yang menuntut respons atau jawaban dari siswa. Keterampilan bertanya ialah kegiatan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir dan memperoleh pengetahuan yang lebih banyak. 
         Sedangkan menurut Hasibuan dan Moejiono dalam buku Mufarokah; bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respon dari seseorang yang dikenali. Respon yang diberikan dapat berupa pengetahuan sampai hal-hal yang merupakan hasil pertimbangan. Jadi bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berpikir.
         Menurut Mufarokah (2009:154) keterampilan bertanya bertujuan untuk: (a) Merangsang dan meningkatkan kemampuan berpikir siswa, ; (b) Memotivasi siswa agar terlibat dalam interaksi, ; (c) Melatih siswa berpikir devergen, ; (d) Melatih kemampuan mengutarakan pendapat, ; (e) Mencapai tujuan belajar.
2. Keterampilan Memberi Penguatan
          Penguatan adalah respons yang diberikan terhadap perilaku atau perbuatan yang dianggap baik, yang dapat membuat terulangnya atau meningkatnya perilaku/perbuatan yang dianggap baik tersebut. Dalam kegiatan pembelajaran, penguatan mempunyai peran penting dalam meningkatkan keefektifan kegiatan pembelajaran. Pujian atau respons positif guru terhadap perilaku perbuatan peserta didik yang positif akan membuat peserta didik merasa senang karena dianggap mempunyai kemampuan. Namun sejogyanya, guru sangat jarang memuji perilaku/perbuatan peserta didik yang positif. Yang sering terjadi adalah  guru menegur atau memberi respons negative terhadap perbuatannju t peserta didik yang negative. Oleh karena itu, guru perlu melatih diri sehingga terampil dan terbiasa memberikan penguatan.
        kaitan dengan kegiatan pembelajaran, tujuan memberi penguatan adalah untuk:
1. Meningkatkan perhatian peserta didik
2. Membangkitkan dan memelihara motivasi peserta didik
3.  Memudahkan peserta didik belajar
4. Mengontrol dan memodifikasi tingkah laku peserta didik serta mendorong munculnya perilaku  yang positif.
5. Menimbulkan rasa percaya diri pada diri peserta didik
6. Memelihara iklim kelas yang kondusif.
        Penguatan dapat dibagi menjadi penguatan verbal dan nonverbal. Penguatan verbal diberikan dalam bentuk kata-kata/kalimat pujian, sentuhan, kegiatan yang menyenangkan, serta benda atau simbol.  Penguatan dapat juga diberikan dalam bentuk penguatan tak penuh jika respons/perilaku peserta didik tidak sepenuhnya memenuhi harapan.
        memberikan penguatan harus diperhatikan prinsip-prinsip berikut:
1. Kehangatan dan keantusisan
2. Kebermaknaan
3. Hindari respons negative
4. Penguatan harus  bervariasi
5. Sasaran penguatan  harus jelas
6. Penguatan harus diberikan segera setelah perilaku yang diharapkan muncul.

3. Keterampilan Mengadakan Variasi
          Variasi adalah keanekaan yang membuat sesuatu tidak menoton. Variasi dapat berwujud perubahan-perubahan atau perbedaan-perbedaan. Yang sengaja diciptakan/dibuat untuk memberikan kesan yang unik. Misalnya model baju yang sama, tetapi berbeda hiasannya akan menimbulkan kesan unik bagi masing-masing model tersebut.
           sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran. Peserta didik akan menjdi sangat bosan jika guru selalu mengajar dengan cara yang sama. Tidak jarang terjadi adanya peserta didik yang selalu hafal dengan “gaya” mengajar gurunya sehingga ia sudah bisa menebak apa yang akan dikatakan oleh guru. Hal yang demikian, sering dijadikan bahan permainan yang disampaikan dengan berbagai kode. Tentu saja keadaan seperti ini, tidak menunjang keefektifan kegiatan pembelajaran di kelas. Untuk menghindari terjadinya hal-hal seperti ini, guru perlu menguasai keterampilan mengadakan variasi.  di dalam kegiatan pembelajaran bertujuan antara lain untuk hal-hal berikut.
1. Menghilangkan kebosanan peserta didik dalam belajar
2. Meningkatkan motivasi peserta didik dalam mempelajari sesuatu
3. Mengembangkan keinginan peserta didik untuk mengetahui dan menyelidiki hal-hal Baru
4. Melayani gaya belajar peserta didik yang beraneka ragam
5. Meningkatkan kader keaktifan/keterlibatan  peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.   

#  Komponen keterampilan mengadakan vriasi dibagi menjadi 3 kelompok sebagai berikut.
     a. Variasi dalam gaya mengajar yang meliputi variasi suara, pemusatan perhatian,    kesenyapan, pergantian posisi guru, kontak pandang, serta gerakan badan dan mimik.
     b. Variasi didengar, dilihat, dan interaksi dan kegiatan
     c. Variasi penggunaan alat bantu pelajaran yang meliputi alat/bahan yang dapat dimanipulasi.

4. KETERAMPILAN MENJELASKAN
         Istilah menjelaskan sering dikacaukan dengan menceriterakan. Misalnya pengalaman berkelana ke berbagai daerah yang diceriterakan kepada orang lain sering dianggap sebagai kegiatan menjelaskan. Dari segi etimologis, kata menjelaskan “mengandung makna “membuat sesuatu menjadi jelas”. Dalam kegiatan menjelaskan terkandung makna pengkajian informasi secara sistematis sehingga yang menerima penjelasan mempunyai gambaran yang jelas tentang hubungan informasi yang satu denga yang lain.

Komponen keterampilan menjelaskan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu:
1. Merencanakan materi penjelasan yang mencakup:
Menganalisis masalah
 hubungan
Menggunakan hokum, rumus, dan generalisasi yang sesuai
2. Menyajikan penjelasan yang mencakup:
Kejelasan, yaitu keterampilan yang erat kaitannya dengan penggunaan bahasa lisan
penggunaan contoh dan ilustrasi, yang dapat dilakukan dengan pola induktif atau deduktif.
      tekanan yang dapat dilakukan dengan berbagai variasi gaya mengajar dan membuat struktur sajian balikan, yang bertujuan untuk mendapat informasi tentang tingkat pemahaman peserta didik, baik melalui pertanyaan maupun melalui tugas.
     Penjelasan dapat diberikan pada awal, tengah, dan akhir pelajaran, dengan selalu memperhatikan karakteristik peserta didik yang diberi penjelasan serta materi/masalah yang dijelaskan.

Terimakasih kasih

Komentar

  1. Wah. Ini artikelnya sangat membantu yaaa

    BalasHapus
  2. Artikelnya bagus smga bermanfaat

    BalasHapus
  3. artikelnya bagus dan bisa membantu saat pembuatan makalah







    BalasHapus
  4. artikelnya bagus sangat membantu saat pembuatan tugas kuliah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini